HappyLife Blog

Where you can find all knowledge base

Home / Blog / Dana Darurat dan Instrumen Penyimpanannya

Dana Darurat dan Instrumen Penyimpanannya

HappyLife Team | 2 April 2020
Dana Darurat dan Instrumen Penyimpanannya

Dana darurat merupakan dana yang telah disiapkan secara matang sehingga dapat digunakan pada saat genting seperti krisis, bencana alam, hingga wabah global seperti wabah COVID-19 pada saat ini.

Keberadaan dana darurat bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti pada saat keadaan stabil, dan bisa digunakan untuk jangka waktu yang lama, tergantung berapa nominal dan jangka waktu yang ditentukan.

Bagi seseorang yang hidup sendiri, jumlah dana darurat yang dikumpulkan harus dapat memenuhi kebutuhan setidaknya selama 6 bulan. Sedangkan bagi yang telah berkeluarga, dana darurat yang perlu dipersiapkan yaitu untuk memenuhi kebutuhan selama 12 bulan.

Apabila ditempatkan pada instrumen yang tepat, dana darurat dapat menjadi investasi yang memberikan imbal yang menjanjikan bagi pemiliknya. Berikut merupakan beberapa instrument yang dapat digunakan untuk menyimpan dana darurat.

Reksadana Pasar Uang

Kelebihannya yaitu memiliki return lebih tinggi daripada deposito dan tabungan serta dapat ditarik cukup cepat, maksimal selama 3 hari.

Tabungan Berencana

Jenis tabungan ini memiliki syarat setoran rutin selama jangka waktu tertentu dengan return yang menjanjikan.

Tabungan Emas

Saat ini, sudah banyak lembaga yang menyediakan program tabungan emas dengan minimum pembelian hingga Rp 500 saja.

Obligasi Ritel Indonesia (ORI)

ORI merupakan surat utang yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia melalui agen penjualan resmi yang ditunjuk pemerintah. Kelebihannya adalah risiko kehilangan modal yang kecil tetapi dengan imbal hasil yang tinggi.

Suku Tabungan

Merupakan salah satu Surat Berharga Syariah Negara yang merupakan instrumen investasi berbasis syariah yang diterbitkan Pemerintah melalui Kementerian Keuangan RI.

Referensi