HappyLife Blog

Where you can find all knowledge base

Home / Blog / Gejala Inkontinensia Urine Pada Lansia

Gejala Inkontinensia Urine Pada Lansia

HappyLife Team | 10 August 2020
Gejala Inkontinensia Urine pada Lansia

Penjelasan Gejala Inkontinensia di Lansia

Salah satu gangguan kesehatan yang sering mengganggu pada lansia yaitu gejala inkontinensia urine yang menyerang bagian otot kantung kemih pada lansia.

Gejala Inkontinensia urine pada lansia disebabkan oleh penurunan fungsi otot oleh kantung kemih yang bekerja menahan air kecil atau urine. Gejala tersebut menggangu lansia, baik secara fisik maupun mental.

Kemunculan salah satu gangguan kesehatan ini dianggap wajar pada lansia. Anggapan ini timbul karena fungsi kerja organ-organ tubuh yang semakin menurun seiring bertambahnya usia seseorang.

Penurunan fungsi organ tubuh mengakibatkan berkurangnya kemampuan beberapa organ pada lansia untuk melakukan tugasnya secara normal. Penurunan kemampuan inilah sehingga gejala Inkontinensia urine menjadi muncul pada lansia.

Turunya kemampuan fungsi otot kantung kemih ini menyebabkan lansia kesulitan untuk menahan air kecil. Bahkan tidak jarang air kecil dapat keluar tanpa disadari. Selain karena bertambahnya usia, inkontinensia juga dapat disebabkan oleh konsumsi obat darah tinggi, beberapa obat penenang, dan obat anti-nyeri. 

Keluarnya air kecil tanpa disadari ini bisa menimbulkan rasa diri tidak nyaman dan bahkan orang-orang yang ada di sekitarnya. Selain itu, gejala inkontinensia juga meningkatkan risiko infeksi saluran kemih dan menimbulkan berbagai permasalahan kulit seperti ruam, dan luka pada kulit pada lansia.

Pencegahan

Gejala inkontinensia urine dapat dicegah dengan berbagai cara. Cara-cara tersebut adalah dengan menjaga berat badan tetap ideal, melatih otot panggul, dan membatasi minuman bersifat diuretic seperti teh dan kopi. 

Selain itu dapat diatasi dengan lain adalah terapi perilaku dengan memberikan edukasi mengenai inkontinensia dan pemantauan kebiasaan buang air kecil, pengurangan berat badan, dan membatasi konsumsi teh dan kopi untuk lansia. Selain itu gejala inkontinensia dapat diatasi dengan prosedur pembedahan untuk memberikan alat bantu pada saluran kandung kemih.

Sebelum menyerang, maka ada kata terlambat dalam proses pencegahan timbulnya suatu gangguan kesehatan. Menjalani pola hidup yang sehat dan berolahraga secara rutin sedari dini dapat menghindarkan kita dari serangan berbagai penyakit di masa yang akan datang. Mari hidup sehat untuk hidup yang bahagia.

Demikian pengulasan tentang gejala inkontinensia urine pada lansia. Jangan lupa memperhatikan dan menjaga tingkat kolesterol pada lansia agar tetap hidup sehat. Untuk artikel Kami lainnya, bisa mengunjungi link blog Happylife disini.

Referensi: