HappyLife Blog

Where you can find all knowledge base

Home / Blog / Kemana Saja Dana Pensiun Dialokasikan?

Kemana Saja Dana Pensiun Dialokasikan?

HappyLife Team | 27 August 2020

Dana pensiun dapat dihimpun melalui dua program. Kedua program tersebut adalah Program Pensiun Manfaat Pasti dan Program Pensiun Iuran Pasti. Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) adalah program pensiun dimana peserta akan mendapatkan manfaat yang sesuai dengan rumusan yang telah ditentukan. Manfaat tersebut diperoleh dari dana pensiun yang telah mereka setorkan dalam periode tertentu hingga mereka mencapai usia pensiun. Program Pensiun Iuran Pasti adalah program pensiun dimana nantinya peserta akan membayarkan iuran dalam jumlah tertentu, dimana nanti akhirnya peserta akan mendapatkan hasil iuran dan hasil dari pengembangan dana iuran.

Pengembangan dana iuran dilakukan dengan menyebarkan dana pensiun yang telah terhimpun ke dalam beberapa instrumen investasi. Instrumen investasi yang dipilih pun sangat beragam dan disesuaikan dengan faktor risikonya. Penyebaran ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi keuntungan yang dapat diperoleh, dimana nanti peserta program juga dapat merasakan manfaatnya.

Dilansir dari Bisnis, dana pensiun yang tersebar di berbagai instrumen investasi telah mencapai angka Rp 182,32 triliun. Nilai tersebut diperoleh dari dana pensiun yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan hingga bulan Juni 2020. Dari total dana tersebut, kemana saja ya dananya dialokasikan?

  1. Surat Berharga NegaraSurat Berharga Negara terdiri dari Surat Utang Negara dan Surat Perbendaharaan Negara. Keduanya merupakan surat pengakuan hutang yang dikeluarkan negara. Negara menjamin pembayaran pokok dan bunganya sehingga SBN menjadi instrumen investasi yang berisiko rendah dan menarik karena nilai bunganya yang lebih besar daripada deposito. SBN juga menjadi instrumen investasi yang paling banyak digunakan oleh program dana pensiun dengan nilai investasi sebesar Rp 52,7 triliun.
  2. Obligasi dan SUKUKObligasi dapat berupa surat hutang yang dikeluarkan oleh negara maupun pihak swasta. Sedangkan SUKUK merupakan surat hutang yang dikeluarkan negara, tetapi dijalankan sesuai dengan syariat islam. Hal ini menjadikan SUKUK sebagai salah satu instrumen investasi syariah yang ditawarkan oleh negara. Besaran investasi dana pensiun yang masuk ke obligasi dan SUKUK adalah sebesar Rp 28,14 triliun.
  3. DepositoDeposito merupakan program tabungan yang ditawarkan oleh bank. Program tabungan ini menawarkan imbalan berupa bunga yang ditentukan besarannya oleh Bank Indonesia. Deposito merupakan produk investasi dengan risiko yang sangat rendah. Dana pensiun yang diinvestasikan dalam deposito bernilai sebesar Rp 22,15 triliun.
  4. SahamSaham merupakan produk investasi yang ditawarkan untuk memberikan modal pada perusahaan-perusahaan yang telah terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Harga saham bersifat fluktuatif sehingga saham menjadi instrumen investasi dengan risiko tinggi. Dana pensiun yang ditempatkan pada saham yaitu sebesar 21,3 triliun.
  5. Reksa danaReksa dana merupakan dana masyarakat yang dihimpun oleh suatu lembaga, yang kemudian dana tersebut dialokasikan ke dalam banyak instrumen investasi oleh manajer investasi. Nilai dana pensiun yang dialokasikan ke reksa dana adalah sebesar Rp 9,46 triliun.

Referensi:

shares