HappyLife Blog

Where you can find all knowledge base

Home / Blog / Syarat Pencairan Dana Tapera Bagi PNS Aktif dan Pensiunan

Syarat Pencairan Dana Tapera Bagi PNS Aktif dan Pensiunan

HappyLife Team | 1 December 2020

Bapertarum sebagai penghimpun dana Tapera (Tabungan Perumahan) PNS dibubarkan pada tahun 2018. Hingga tahun 2018, PNS aktif menyetorkan tiga persen dari nilai gajinya untuk Tapera, dengan rincian 2,5 persen dari gaji yang diterima dan ditambah dengan 0,5 persen dari instansi tempat PNS bekerja. Pembubaran Lembaga ini menimbulkan tanda tanya besar, kemana dana yang telah dihimpunakan dialirkan?

Pertanyaan ini akhirnya menemui titik terang, dimana pengembalian dana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan 122/PMK.05/2020 tentang Tata Cara Pengalihan dan Pengembalian Dana Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil. Dalam peraturan ini, disebutkan bahwa dana yang telah dihimpunakan dikembalikan pada PNS aktif dan PNS pensiun atau ahli warisnya.

Pengembalian dana dapat dilakukan setelah validasi dan verifikasi dokumen dinyatakan berhasil oleh instansi tempat PNS bekerja. Nantinya, pengembalian dana dilakukan melalui transfer ke rekening peserta atau ahli waris.

Dalam proses pengembalian dana, peserta aktif maupun pensiun harus melengkapi dokumen untuk divalidasi berupa KTP, SK Pensiun, dan rekening bank.

Beberapa dokumen tambahan diperlukan bagi ahli waris. Berkas tambahan yang harus diserahkan berupa surat kuasa bermaterai, KTP ahli waris, serta surat keterangan ahli waris.

Proses validasi harus dilakukan untuk memastikan bahwa tabungan peserta diterima secara langsung oleh yang berhak.

Referensi: